ifa dan aya sudah semakin besar. kata ibu, mereka sudah mulai bisa mengapresiasi kunjungan ke tempat tempat yang menyimpan cerita sejarah masa lalu nenek moyang. mereka sudah usia 7 dan 6 tahun lebih. sudah siap memahami nilai-nilai, kali ini om tyo yang bilang.
ya .. memang mungkin sudah saatnya memulai lagi rangkaian kunjungan ke museum, pasar, gang-gang perkampungan, dan tempat tempat lain dimana jejak kebudayaan bisa direkam mata, hidung, telinga, dan hati.
dulu kami sudah mulai coba lakukan. tapi tidak berlanjut karena berbagai kendala antara lain kalo mbak nur gak ikut, ifa gak mau berangkat. alasannya ntar kalau mau pipis gak ada yang nganterin. kok pakai diantar segala ya .. padahal di rumah sudah gak perlu dibantu pipis. he he.
dari beberapa acara jalan jalan yang kami lakukan sebelumnya, ke museum gajah adalah yang paling berkesan. kami berangkat dari rumah sekitar jam 8 pagi setelah selesai menyiapkan alat tulis dan sarapan tentunya. alat tulis rencananya untuk dipakai merekam apa saja yang mau direkam dalam bentuk tulisan. kamera saku merek canon tak lupa kami bawa
tiba di museum kami kami saksikan serombongan anak ketika museum baru saja dibuka. NTAR DILANJUT DECH
ngantuk nich